Kebebasan menjadi sebuah kata ajaib yang sampai saat ini masih saya cari artinya. Ketika tulisan ini dibuat saya mengartikan kebebasan adalah ketika manusia memiliki hak penuh atas keputusan dan keinginannya tanpa campur tangan pihak ketiga. Kenapa pihak ketiga? Karena saya menaruh Tuhan sebagai pihak kedua. Sebagai contoh, ketika saya begitu penasaran tentang rasa daging babi dan selalu terpikir untuk mencobanya maka aturan dari Tuhan yang akan mengerem rasa penasaran saya, yang di mana disebut sebagai hukum agama. Namun jika agama tak kau pegang, maka tak ada pendapat soal itu. Jika dipikirkan memang ketika menjadi manusia bebas maka ia punya hak penuh untuk melakukan apa saja. Sebab bebas adalah kata lain bahwa manusia tak berada dalam tembok penghalang yang mengatur segala tingkah lakunya. Lalu apakah manusia takkan pernah bisa bebas? Kita membahas perihal bagaimana menjadi manusia bebas. Seperti yang ada pada Teori Segitiga Maslow. Teori ini menjelaskan tingkatan-...