Semua yang seperjalanan adalah kawan. Perjalanan. Kata menggiurkan yang selalu ingin di dengar oleh para petualang. Bagi banyak orang, apalagi di tengah manusia modern sekarang. Perjalanan seringkali dibayangkan dengan menaiki pesawat terbang, mobil hitam, kapal pesiar, atau berbagai jenis kendaraan penggugah kenyamanan. Semakin nyaman maka akan semakin berkesan. Namun bagi jenis manusia lain, perjalanan sesungguhnya bukan sekedar mencapai tempat tujuan atau jenis kendaraan yang ditunggangi, melainkan menikmati setiap langkah, memperlambat pandangan, membaca manusia, menghadapi kelelahan demi kelelahan. Kalau kata Agustinus, perjalanan bukan tentang kaum masokis yang merasa senang dengan menyiksa diri, atau tentang keberanian Marco Polo yang melintasi Eropa menuju Asia. Perjalanan sendiri adalah pembuktian kesabaran. Bayangkan saat anda dipaksa melakukan perjalanan seharian padahal bisa ditempuh hanya dalam waktu satu jam. Terik mataha...