Langsung ke konten utama

Kenapa Harus Ilmu Komunikasi?



KENAPA HARUS ILMU KOMUNIKASI?

Apasih Ilmu Komunikasi itu? Mungkin bagi teman-temang yang belum tau akan bertanya-tanya di jurusan Ilmu Komunikasi berpaku pada pembelajaran apa.

Ilmu Komunikasi merupakan fakultas yang mempelajari tentang ilmu-ilmu dalam hal berkomunikasi. Ilmu komunikasi juga merupakan salah satu cara dalam menyampaikan pesan secara lebih efektif dan efisien, sehingga pesan yang diterima menjadi utuh dan bisa dipahami oleh banyak kalangan.

Di dalamnya kita bisa lebih mempelajari tentang diri sendiri dan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain. Baik komunikasi secara langsung maupun non langsung seperti media sosial maupun platform lainnya. 

Selain belajar soal diri sendiri, mempelajari ilmu komunikasi juga akan membuatmu melihat bagaimana media mempengaruhi hubunganmu dengan komunitas masyarakat. Kamu juga akan melihat bagaimana orang terhubung satu sama lain, baik secara individu atau kolektif lintas budaya.

Jurusan ini mungkin di awal dikenal dengan jurusan yang hanya mempelajari komunikasi, namun nyatanya prodi satu ini juga mempelajari berbagai perkembangan teknologi di bidang komunikasi. 

Jadi, apa pentingnya masuk ke Ilmu Komunikasi?

Ilmu komunikasi merupakan bidang yang sangat penting di era digital saat ini. Keterampilan komunikasi yang baik menjadi semakin dicari-cari di berbagai bidang, dan para lulusan ilmu komunikasi memiliki peluang bekerja dan peran penting di berbagai industri. 

Ada yang bilang bahwa mahasiswa yang masuk ke dalam jurusan Ilmu Komunikasi seperti dalam sebuah persimpangan jalan yang memiliki banyak tujuan. Kita di persiapkan untuk bisa menghadapi perkembangan zaman. Kita juga bisa masuk ke dalam ruang lingkup pekerjaan apa saja, terutama dalam teknologi saat ini.

Sehingga, jika kalian ingin mempersiapkan diri untuk memiliki skill di perkembangan teknologi. Barangkali jurusan Ilmu Komunikasi bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena sekali lagi, komunikasi adalah hal penting dalam segala bidang kehidupan.

Adapun beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan jika memilih jurusan ilmu komunikasi:

1. Melatih kemampuan berbicara. Sebenarnya tentu saja semua jurusan memaksa agar mahasiswanya bisa berbica di muka umum. Mereka melatih kepercayaan diri. Namun di Ilmu Komunikasi selain melatih publik speaking juga melatih tentang gestur tubuh. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat menyampaikan sesuatu, salah satunya adalah gestur tubuh.

2. Terbuka dengan teknologi. Pasti, teknologi sekarang ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di ilmu komunikasi kita akan belajar hal-hal yang sering dibutuhkan maupun diperlukan dalam menggunakan teknologi. 

3. Peluang kerja yang luas. Tak dipungkiri setiap pekerjaan memerlukan kemampuan komunikasi. Komunikasi yang baik antar individu maupun kelompok menjadi hal penting yang diperhatikan perusahaan untuk mencari pekerja. 

Itulah beberapa manfaat yang bisa di dapatkan saat memilih ilmu komunikasi. 

Akan tetapi sebenarnya semua itu kembali lagi ke diri masing-masing. Jika kalian merasa cocok dan berminat dengan ilmu komunikasi baik secara online maupun offline, maka jurusan ini akan sangat cocok untuk anda masuki.

Baiklah itu saja isi artikel kali ini, jika kalian memiliki pendapat lain bisa tulis di kolom komentar.

Sampai jumpa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Takdir dan Free Will

Antara takdir dan free will (kehendak bebas) manusia. Saya sering bergelut tentang pembahasan takdir dan kehendak. Kadang sulit membedakan mana yang bisa saya ubah atau yang memang ini adalah takdir saya. Mungkin hal ini tidak hanya saya saja yang merasakan, barangkali anda juga. Maka hari ini, saya ingin membuang sampah dari hasil penangkapan saya saat sesi sinau dewe yang saya buat. Entah anda setuju dengan hal ini atau tidak, cukup anda baca saja. Ketika saya mendengar diskusi yang dilakukan oleh mas Sabrang, dalam hati saya berkata, “kok bener” tentang penjabaran yang dijelaskan. Jadi bisa dibilang, saya juga turut menjiplak dari apa yang disampaikan oleh beliau. Tentang takdir dan free will . Apa yang membedakannya? Apa gunanya free will jika takdir manusia sudah ditentukan oleh Tuhan bahkan sejak sebelum kelahirannya di dunia? Ini mungkin akan terdengar sederhana, bahwa takdir adalah ketentuan yang diberikan Tuhan dan tidak bisa dirubah oleh manusia. Jika anda terlah...

Nada Sumbang

  Tulisan ini akan saya buka dengan kalimat orang lain. Semakin kau mengenalku, maka semakin banyak kekuranganku yang kau lihat. Oleh sebab itu turunkanlah ekspektasimu tentang diriku. Aku hanya ragu saat kau melihatku, justru kau akan berkata, "kenapa kau begitu?", memangnya kau berharap aku ini apa? Aku tidak sebaik seperti apa yang kau ucapkan, tapi aku juga tidak seburuk apa yang terlintas dihatimu. (Ali bin Abi Thalib) Saya hanya ingin mengabadikan tulisan itu, karena memang cocok diingat juga dibaca lagi dan lagi. Bahkan meskipun saya tidak tahu akan membahas topik apa yang berhubungan. Tapi ya sudahlah, mari ditulis dulu saja. Saya pernah mendengar ucapan dari salah seorang yang cukup saya amini perkataan dan akhlaknya. Kalau kita sekarang ini sedang melakukan perjalanan panjang layaknya lari maraton, semenjak dari kandungan hingga nanti bertemu kembali dengan Tuhan Maha Esa. Selayaknya melakukan maraton, kita harus tau bagaimana mengatur irama, tempo, strategi, agar t...

Logoterapi

Was Du erlebst, kann keine Macht der Welt Dir rauben (Tidak ada satu kekuatan pun di bumi ini yang bisa merampas darimu pengalaman hidup yang sudah kamu jalani). Pada tahun 1942, Viktor E. Frankl ditangkap dan dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi Nazi. Sebuah penangkapan massal yang dikenal karena peristiwa genosidanya terhadap jutaan kaum Yahudi di Jerman. Sebelum ditangkap, Viktor sebelumnya adalah seorang Psikiater dari Wina, ia kemudian menerbitkan buku “Man’s Search For Meaning” untuk pertama kali pada 1946 dengan nama anonim setelah terbebas dari kamp. Di dalam bukunya, “Man’s Search For Meaning” Viktor membahas tentang teori logoterapi yang dia ciptakan sendiri. Sebuah kata yang diambil dari Bahasa Yunani yakni logos, yang berarti “makna”. Sesuai dengan artinya, logoterapis memusatkan pada pencarian makna hidup manusia. Hal itu juga berdasarkan pengalaman nyata yang dia alami selama dalam masa tahanan Nazi. Di mana Viktor membaginya dalam tiga tahapan. Pertama saat jiwan...