Judul Buku : Gadis Kretek
Penulis : Ratih Kumala
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2012
ISBN : 978-979-22-8141-5
Buku ini berkisah tentang seorang perempuan yang kerap dipanggil Jeng Yah (Dasiyah) sebagai perempuan yang sejak kecil sudah menyukai kretek. Sejak kecil ia sudah senang bermain di pabrik kretek ayahnya, yaitu Idroes Moeria. Jeng Yah sering disebut sebagai Rara Mendut oleh orang yang sudah pernah mencicipi tingwe (seperti kretek) yang di lem dari ludahnya sendiri.
Jeng Yah terkenal di kota M sebagai gadis mandiri yang membantu usaha ayahnya. Dia juga yang menjadi inspirasi ayahnya membuat nama Gadis Kretek sebagai produk kretek yang dijual.
Lalu suatu ketika ia bertemu dengan Soeraja, lelaki yang ditemui saat Jeng Yah berjualan di pasar malam. Mereka akhirnya semakin dekat lalu saling menjatuhkan hati. Singkat cerita mereka melewati perjalanan cinta yang tidak mudah sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Soeraja adalah lelaki gigih yang tak ingin dipandang sebelah mata, sedangkan Jeng Yah adalah perempuan mandiri yang hanya menginginkan Soeraja tetap disampingnya.
Naasnya, penikahan mereka gagal karena tragedi pembantaian anggota Komunis masa itu, Soeraja menjadi salah satu kandidat yang juga diincar.
Jeng Yah sempat ditahan namun berhasil bebas. Dalam kebebasan itu ia menunggu Soeraja dengan perasaan cemas setiap hari. Hingga suatu hari ia menerima surat dari laki-laki yang di nanti, mereka saling berkirim kabar. Lalu Jeng Yah dikejutkan pada surat terakhir Soeraja yang mengatakan bahwa ia sudah memiliki tambatan hati lain. Jeng Yah sakit hati membacanya, namun sakit hati itu hilang seketika dan berubah jadi amarah saat ia menghirup rokok baru yang dijual oleh Soeraja selama jauh darinya.
Saya yakini itulah alasan mengapa Soeraja tersiksa di penghujung hidupnya dan terus memanggil nama Jeng Yah. Tidak lain karena merasa bersalah.
Sedangkan penulisnya Ratih Kumala adalah seorang penulis novel, cerpen, juga skenario. Beliau sudah menulis empat novel sebelum Gadis Kretek. Gadis Kretek konon katanya diambil dari ide akar keluarga mamahnya.
Buku ini juga telah diadaptasikan menjadi sebuah film. Meskipun ada perbedaan antara di film dan di buku, namun film Gadis Kretek berhasil menjadi perbincangan hangat di tahun 2023 ini.
Komentar
Posting Komentar